Cari Blog Ini

Sabtu, 29 Februari 2020

SATGAS OPS SADAR RENCONG II dan III TAHUN 1999-2000



SATGAS OPS SADAR RENCONG II 1999–2000 - Kab. Aceh Pidie dan Kab. Aceh Barat - Prov. Daerah Istimewa Aceh. Lama Operasi 9 (sembilan) bulan.


Foto di Mapolres Pidie pada Ops Sadar Rencong II 1999.


Foto di Mapolda Aceh pada Ops Sadar Rencong II 1999.


Foto di Mapolsek Ule Glee - Aceh Pidie bersama Pleton Brigade Infanteri Marinir Juanda Surabaya
pada Ops Sadar Rencong II - 1999.



Saya ada dalam pertempuran kontak tembak dihadang GBPK (Gerombolan Bersenjata Pengacau Keamanan) di Bukit Geuretee Kab. Aceh Barat, Prov. NAD. Pada hari Minggu, 19 Desember 1999, pukul 13.30 - 14.30 WIB. Pada saat itu saya cedera dikaki, 3 Gugur, 1 tertembak lengan dan paha, 1 kritis tertembak dada/paru-paru dapat tertolong[1] .


Foto di Mapolres Aceh Barat
pada Ops Sadar Rencong II - 1999.



Foto di Geuretee Aceh Barat, Bulan Oktober 1999
pada Ops Sadar Rencong II.





















Foto di Geuretee Aceh Barat, Bulan Oktober 1999 pada Ops Sadar Rencong II.



Truk Brimob Dihadang AGAM, Tiga Tewas
Banda Aceh, Kompas
Iring-iringan truk pasukan Brigade Mobil (Brimob) menuju Banda Aceh dari Meulaboh, Minggu (19/12) petang, dihadang Angkatan Gerakan Aceh Merdeka (AGAM) dijalan raya kawasan Gunung Geurutee, sekitar 60 km tenggara Banda Aceh.
Dua jam setelah peristiwa, pihak AGAM menyatakan 20 personel Brimob tewas, 10 lainnya luka dalam penghadangan itu. Pihak AGAM mengabarkan, tidak ada korban di pihaknya. Sementara, Kepolisian Daerah Aceh menyebut hanya tiga Brimob yang gugur dan tiga lainnya luka. "Jenazah korban Senin pagi akan diterbangkan ke kesatuan asalnya," kata Kepala Dinas Penerangan Polda Aceh Mayor (Pol) Sayed Husaini semalam.
Rumah Sakit Umum dr Zainoel Abidin Banda Aceh, Minggu malam, dikawal ketat personel Brimob. Sejumlah anggota Brimob yang luka ataupun meninggal berada di RS itu. Seorang dokter mengatakan, korban yang meninggal dan luka terus berdatangan ke RS, namun ia tak mau menyebut jumlahnya. Sayed Husaini mengatakan, tiga personel Brimob yang gugur adalah Bharada Pipit Subarkah, Bharada Muriadi (keduanya dari Resimen I Brimob Mabes Polri), dan Serda Widodo (Brimob Polda Sumbar). Sedangkan yang luka Bharada Suyitno dan Bharada Sigit (Resimen I Brimob Mabes Polri), serta Serda Sonny.A.Simatupang (Brimob Polda Sumbar).

Almarhum Serda Widodo (Sedang makan pakai Sal/ikat kepala hitam
di Geureutee Aceh Barat bulan Oktober 1999, pada Ops Sadar Rencong II.


Truk pasukan dihadang tembakan dari atas sebuah bukit di sisi jalan. Pasukan Brimob membalas serangan tersebut, namun Sayed mengatakan, tak mengetahui apakah dari kelompok AGAM ada yang tewas. Dia mengatakan, lokasi penghadangan itu memang strategis. Di sisi jalan terdapat perbukitan, sementara sisi lainnya jurang. Pasukan Brimob tersebut menurut dia meninggalkan Meulaboh (Aceh Barat) ke Banda Aceh karena masa tugasnya telah berakhir. Mereka akan digantikan Pasukan Brimob lainnya dari Banda Aceh.
Laporan lain menyebutkan, seorang anggota Polsek Kluet Selatan, Kabupaten Aceh Selatan tewas ditembak orang tak dikenal Minggu dini hari tak jauh dari rumahnya. Sehari sebelumnya, Asrama TNI di Desa Hagu Selatan, Lhokseumawe dilempari bom molotov. Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. (nj)


https://scontent.fpku3-1.fna.fbcdn.net/v/t31.0-8/fr/cp0/e15/q65/172023_1547411690720_6094545_o.jpg?_nc_cat=0&_nc_eui2=AeG8jFynf_J5aWDSGKA7CUmA5JNVxRwaCyvzaErQnkuxngodJpwl5hKWkpM9RXLSsPeZs1kcNWz4PEyaBuSRVQfk10t32-BZPxWdTnIaHp1684FAnI6IvLSKKnyd6iOJmuM&efg=eyJpIjoidCJ9&oe=5BA6EA9C&oh=3a6952731c231397cef31ced53b257c0

Di Rumah Sakit TNI - AD Banda Aceh usai kontak tembak di Geureutee, Saya yang memakai Kaos hitam bersama rekan Brimob dari Jawa Tengah korban kontak tembak di Jeunib perbatasan Aceh Pidie dan Aceh Utara pada Operasi Sadar Rencong II - 1999.






Foto Upacara kembalinya Pasukan dari Ops Sadar Rencong II dilapangan Mako Satbrimob Polda Sumbar, 
diterima Kapolda Sumbar Brigjend Polisi Drs. Adang Firman pada tahun 2000. Lama Operasi 9 (sembilan) bulan.



Tidak ada komentar: