Cari Blog Ini

Minggu, 02 September 2012

MEMBUAT HIDUP LEBIH BERHARGA





Satu pohon dapat membuat jutaan batang korek api, 
tapi satu batang korek api dapat membakar jutaan pohon.

Jadi......,Satu pikiran negatif dapat membakar semua pikiran positif. Korek api mempunyai kepala, tetapi tidak mempunyai otak, oleh karena itu setiap kali ada gesekan kecil, sang korek api langsung terbakar.

Kita mempunyai kepala, dan juga otak.Jadi kita tidak perlu kebakaran jenggot hanya karena mengalami gesekan kecil. Dengan menggunakan otak, kita dapat secara arif dan bijaksana berpikir juga mengurangi stress.

Ketika burung hidup, ia makan semut. Ketika burung mati, semut makan burung. Waktu terus berputar sepanjang jaman. Siklus kehidupan terus berlanjut.

Jangan merendahkan siapapun sepanjang hidup kita. Justru seyogyanya kita perlu menunjukkan penghargaan terhadap orang lain, bukan karena siapa mereka, tetapi karena siapakah diri kita sendiri.

Kita mungkin mampu untuk mengatur waktu kita di saat kita sedang berkuasa, tetapi waktu akan lebih berkuasa daripada kita pada suatu saat dimana kita tidak berkuasa lagi.

Waktu kita sedang jaya, kita merasa banyak teman di sekeliling kita, kita merasa bahagia, senang dan percaya diri serta mampu melakukan apa saja. Waktu kita tak berdaya, kita menyadari siapa saja sahabat sejati kita.

Ketika kita sedang down, kita baru sadar selama ini siapa kawan sejati dan siapa saja teman yang hanya memperalat dan memanfaatkan kita. 

Waktu kita sakit, kita baru menyadari bahwa sehat itu sangat penting, jauh melebihi harta. 


Manakala kita miskin, kita baru menyadari bahwa dalam hidup perlu saling memberi / bersedekah dan saling membantu satu sama lainnya.

Ketika kita tua, kita baru tahu kalau masih banyak yang belum dikerjakan.

Dan, setelah di ambang ajal, kita baru tahu ternyata begitu banyak waktu yang terbuang sia-sia.

Hidup tidaklah lama, sudah saatnya kita bersama-sama berupaya untuk membuat HIDUP kita LEBIH BERHARGA.... 

Minggu, 17 Juni 2012

36 BUTIR-BUTIR PANCASILA

EKA PRASETYA PANCA KARSA
(Tekad yang tunggal untuk melaksanakan lima kehendak)



A. SILA KETUHANAN YANG MAHA ESA
  1. Percaya dan Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
  2. Hormat menghormati dan bekerjasama antar pemeluk agama dan penganut-penganut kepercayaan yang berbeda-beda sehingga terbina kerukunan hidup.
  3. Saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya.
  4. Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan kepada orang lain.

B. SILA KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB
  1. Mengakui persamaan derajat persamaan hak dan persmaan kewajiban antara sesama manusia.
  2. Saling mencintai sesama manusia.
  3. Mengembangkan sikap tenggang rasa.
  4. Tidak semena-mena terhadap orang lain
  5. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
  6. Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.
  7. Berani membela kebenaran dan keadilan.
  8. Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia, karena itu dikembangkan sikap hormat-menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain.
C. SILA PERSATUAN INDONESIA
  1. Menempatkan kesatuan, persatuan, kepentingan, dan keselamtan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan.
  2. Rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara.
  3. Cinta Tanah Air dan Bangsa.
  4. Bangga sebagai Bangsa Indonesia dan ber-Tanah Air Indonesia.
  5. Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa yang ber-Bhineka Tunggal Ika.
D. SILA KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKAH KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN / PERWAKILAN
  1. Mengutamakan kepentinagn negara dan masyarakat
  2. Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain.
  3. Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingn bersama.
  4. Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi semangat kekeluargaan.
  5. Dengan iktikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil musyawarah.
  6. Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur.
  7. Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggung jawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa. Menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia serta nilai-nilai kebenaran dan keadilan
E. SILA KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA
  1. Mengembangkan perbuatan-perbuatan yang luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan gotong-royong.
  2. Bersikap adil
  3. Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
  4. Menghormati hak-hak orang lain.
  5. Suka memberi pertolongan kepada orang lain.
  6. Menjauhi sikap pemerasan terhadap orang lain.
  7. Tidak bersifat boros
  8. Tidak bergaya hidup mewah
  9. Tidak melakukan perbuatan yang merugikan kepentingan umum.
  10. Suka bekerja keras.
  11. Menghargai hasil karya orang lain.
  12. Bersama-sama berusaha mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial.


BACA: PANCASILA

PANCASILA DASAR NEGARA

  

                 1.  KETUHANAN YANG MAHA 
                 2.  KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB
                 3.  PERSATUAN INDONESIA
                 4.  KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN
                      DALAM PERMUSYARATAN / PERWAKILAN
                 5.  KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA

BACA : 36 BUTIR-BUTIR PANCASILA

Sabtu, 19 Mei 2012

MEMPERTAHANKAN KOMITMEN

Disaat kamu ingin melepaskan seseorang...ingatlah pada saat kamu ingin mendapatkannya Disaat kamu mulai tidak mencintainya...ingatlah saat pertama kamu jatuh cinta padanya
Disaat kamu mulai bosan dengannya...ingatlah selalu saat terindah bersamanya
Disaat kamu ingin menduakannya...bayangkan jika dia selalu setia
Saat kamu ingin membohonginya...ingatlah disaat dia jujur padamu
Maka kamu akan merasakan arti dia untukmu
Jangan sampai disaat dia sudah tidak disisimu,
Kamu baru menyadari semua arti dirinya untukmu
Yang indah hanya sementara
Yang abadi adalah kenangan
Yang ikhlas hanya dari hati
Yang tulus hanya dari sanubari
Tidak mudah mencari yang hilang
Tidak mudah mengejar impian
Namun yang lebih susah mempertahankan yang ada
Karena walaupun tergenggam bisa terlepas juga
Ingatlah pada pepatah ;
"Jika kamu tidak memiliki apa yang kamu sukai, maka sukailah apa yang kamu miliki saat ini"
Belajar menerima apa adanya dan berpikir positif....
Hidup bagaikan mimpi, seindah apapun, begitu bangun semuanya sirna tak berbekas
Rumah mewah bagai istana, harta benda yang tak terhitung, kedudukan, dan jabatan yg luar biasa, namun...
Ketika nafas terakhir tiba, sebatang jarum pun tak bisa dibawa pergi
Sehelai benang pun tak bisa dimiliki
Apalagi yang mau diperebutkan
Apalagi yang mau disombongkan
Maka jalanilah hidup ini dengan keinsafan nurani
Jangan terlalu perhitungan
Jangan hanya mau menang sendiri
Jangan suka sakiti sesama apalagi terhadap mereka yang berjasa bagi kita
Belajarlah tiada hari tanpa kasih
Selalu berlapang dada dan mengalah
Hidup ceria, bebas leluasa...
Tak ada yang tak bisa di ikhlaskan
Tak ada sakit hati yang tak bisa dimaafkan
Tak ada dendam yang tak bisa terhapus

Sabtu, 12 Mei 2012

Kenapa orang Indonesia mayoritas terbesar suka melanggar Lampu Merah di jalan raya?

Ada sebuah ilustrasi antara orang Indonesia dan orang Jepang. Seorang Pemuda asal Jepang yang bekerja di Padang mau pergi jalan-jalan pada malam hari mencari makan malam keluar dengan seorang supir yang disiapkan oleh perusahaan tempat dia bekerja. Pemuda tersebut meminta dia sendiri yang menyetir dan si supir diminta sebagai penunjuk jalan. Pada saat kembali waktu menunjukkan sudah pukul 23.00 WIB, jalanan sudah sepi. Tepat di perempatan, pemuda Jepang menghentikan kendaraan, karena lampu merah. Terjadilah dialog antara  si supir dengan orang Jepang:

Supir                   : " Kenapa berhenti, Pak ? Kan jalanan sepi, lagian Polisi juga
                               sudah tidak ada malam-malam  gini. "
Pemuda Jepang : " Kata nenek moyang orang Jepang, peraturan harus dipatuhi
                             meski tidak ada Polisi. Jika melanggar peraturan berarti
                             itu sama dengan kita merusak diri sendiri karena, 
                             sekali melanggar nanti bisa sering dan jadi terbiasa."
Supir                   : " Wah....! Kalo nenek moyang orang Indonesia tidak
                               seperti itu, Pak."
Pemuda Jepang : " Kok bisa begitu ? "
Supir                  : " Kan..., nenek moyang orang Indonesia seorang Pelaut.
                              Mana ada lampu merah di laut...? "
Pemuda Jepang : "......@#$%*+=\???????

Minggu, 18 Maret 2012

SURAT DARI TUHAN

Kepada     : Kamu
Tanggal     : Hari ini
Dari          : AKU
Perihal      : " BERSYUKUR "

Ini AKU,
Hari ini AKU yang akan menangani semua masalahmu..

Catatan :

Dan ingat,
Bila Dunia ini menyodorkan masalah yang tidak dapat kau tangani sendiri,
Jangan berusaha menyelesaikan masalah itu.
Tetapi, letakkanlah saja masalah itu dibox-KU untuk KU-selesaikan..
AKU akan menyelesaikan masalahmu sesuai JADWAL yang AKU tentukan sendiri.

Senin, 30 Januari 2012

BATAS ANTARA SETUJU DAN MENOLAK 

Sore itu disebuah subway di kota New York, suasana cukup sepi. Kereta api bawah tanah itu cukup padat oleh orang-orang yang baru pulang kerja. Tiba-tiba, suara hening terganggu oleh ulah dua orang bocah kecil berumur sekitar 3 dan 5 tahun yang berlarian kesana kemari. Mereka berdua mulai mengganggu penumpang lain. Yang kecil mulai menarik-narik korang yang sedang dibaca oleh seorang penumpang, kadang merebut pena ataupun buku penumpang yang lain. Si kakak sengaja berlari dan menabrak kaki beberapa penumpang yang berdiri menggantung karena penuhnya gerbong itu.

Beberapa penumpang mulai terganggu oleh ulah kedua bocah nakal itu, dan beberapa orang mulai menegur bapak dari kedua anak tersebut. "Pak, tolong dong anaknya dijaga!" pinta salah seorang penumpang. Bapak kedua anak itu memanggil dan menenangkannya. Suasana kembali hening, dan kedua anak itu duduk diam. Tak lama kemudian, keduanya mulai bertingkah seperti semula, bahkan semakin nakal. Apabila sekali diusilin masih diam saja, kedua anak itu makin berani. Bahkan ada yang korannya sedang dibaca, langsung saja ditarik dan dibawa lari. Bila si-empunya koran tidak bereaksi, koran itu mulai dirobek-robek dan diinjak-injak.
Beberapa penumpang mulai menegur sang ayah lagi dengan nada mulai kesal. Mereka benar-benar merasa terganggu, apalagi suasana pulang kerja, mereka masih sangat lelah. Sang ayah memanggil kembali kedua anaknya, dan keduannya mulai diam lagi.

Tapi hal itu tidak berlangsung lama. Si anak mulai membuat ulah yang semakin membuat para penumpang di gerbong bawah tanah itu mulai marah. Beberapa penumpang mulai memarahi sang ayah dan membentak. "Pak bisa mendidik anak tidak sich!" kata seorang penumpang dengan geram. "Dari tadi anaknya mengganggu semua orang disini, tapi bapak koq diam saja".

Sang ayah bangkit dari duduknya, menghampiri kedua anaknya yang masih mungil, menenangkannya, dan dengan sangat sopan berdiri dan berkata kepada para penumpang yang ada di gerbong itu. "Bapak-bapak dan ibu-ibu semua, mohon maaf atas kelakuan kedua anak saya ini. Tidak biasanya mereka berdua bertingkah nakal seperti saat ini. Tadi pagi, kedua anak saya ini baru saja ditinggal oleh ibu mereka yang sangat mereka cintai. Ibu kedua anak saya ini meninggal karena penyakit LEUKEMIA yang dideritanya". Bapak itu diam sejenak, dan sambil mengelus kepala kedua anaknya meneruskan ceritanya.

"Mungkin karena kejadian yang menimpa ibu mereka berdua itu begitu mendadak, membuat kedua anak saya ini belum bisa menerima kenyataan dan agak sedikit shock karenanya. Sekali lagi saya mohon maaf". Seluruh orang didalam gerbong kereta api bawah tanah itu seketika terdiam. Mereka dengan tiba-tiba berubah total, dari memandang dengan perasaan kesal karena kenakalannya, berubah menjadi perasaan iba dan sayang. Kedua anak itu masih tetap nakal, mengganggu seluruh penumpang yang ditemuinya. Tetapi, orang yang diganggu malah kelihatan tambah menampakkan kasih sayangnya. Ada yang memberinya coklat, bahkan ada yang menemaninya bermain.

PERHATIKAN KONDISI SUBWAY ITU. PENUMPANGNYA MASIH SAMA. KEDUA ANAK ITU MASIH NAKAL-NAKAL. Tetapi terjadi perubahan yang sangat mencolok. SUASANA DIDALAM SUBWAY ITU BERUBAH 180 DERAJAT. KENAPA?.... KARENA SEBUAH INFORMASI. INILAH YANG DISEBUT PERUBAHAN PARADIGMA.

Ternyata, batas antara SETUJU dan MENOLAK itu sangat tipis sekali. Dan itu tidak akan pernah dapat ditembus, kecuali oleh sebuah INFORMASI yang benar.

HAPPINESS AND HIGH PERFORMANCE COME TO YOU WHEN YOU CHOOSE TO LIVE YOUR LIFE CONSISTENT WITH YOUR HIGHEST VALUES AND YOUR DEEPEST CONVICTIONS

Sumber : Setitik Embun Inspirasi.

Jumat, 06 Januari 2012

AKU DAN TULISANKU


Adakah orang akan bertanya akan aku
Ketika aku tak pernah menulis satu kata?
Adakah orang akan mencari namaku
Ketika aku tak pernah meninggalkan kesan?

Tulisanku adalah diriku,
Diriku mustahil adalah tulisanku
Jari-jariku bekerja dengan otakku
Tapi tidak dengan diriku

Diriku adalah kumpulan prilaku potensi dosa
Diriku adalah susunan tulang daging darah
Yang mungkin telah menyerap barang haram
Diriku bukan milikku, lingkunganku telah mengklaimnya

Adakah orang pernah menerima aku berbeda dengan tulisanku?
Berjayalah kalimat-kalimat yang kutulis
Sebab mereka mendapat teman dan musuh yang menghormati
Ingin aku memasukkan diriku ke dalam tulisanku

Harap aku bisa mendapat sapaan hormat yang sama
Tulisanku adalah produksi otakku yang bersahaja
Tak dapat bercengkrama dengan prilakuku
Yang diproduksi oleh niatku yang subjektif

Tulisanku memberi tahu tentang aku ke dunia
Sementara aku tak pernah berbuat yang sama
Kepada tulisanku mungkin tidak cukup bisa mewakili pernyataan utuhnya.
Maknanya bisa saja jadi ambigu.

TUHAN SELALU MEMBERI YANG TERBAIK


Hidup selalu menawarkan pilihan....
Tersenyum atau marah... 
Memaafkan atau membalas...
Mencintai atau membenci...
Bersyukur atau mengeluh...
Berharap atau putus asa...